Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Januari 2018

Indonesia Pernah Mau Membuat Bom Nuklir, Sebelum Soekarno di Kudeta

Indonesia Pernah Mau Membuat Bom Nuklir, Sebelum Soekarno di Kudeta

Indonesia Pernah Mau Membuat Bom Nuklir, Sebelum Soekarno di Kudeta


Pada tahun 1960 Indonesia berhasil menggegerkan dunia karena berusaha menciptakan bom nuklir. Lewat Kepala Pusat Pengadaan Senjata Angkatan Darat, Brigjen Hartono ia mewartakan bahwa Indonesia sedang mengerjakan proyek sangat serius dalam mengembangkan bom atom yang dikomandoi oleh setidaknya 200 ilmuwan.

Rencana dari Pemerintah Indonesia yang sangat brilian kemudian mendapat respon luar biasa oleh negara-negara tetangga seperti Thailand, India, Malaysia, Brunei, dan Filipina.
Soekarno sangat mendukung ide yang dicetuskan oleh Brigjen Hartono, dan mendukung pengembangan lanjut pembuatan bom nuklir tersebut “Sudah menjadi keputusan Tuhan YME, Indonesia secepat kilat akan memproduksi bom nuklir”, demikian gebrakan pidato Soekarno yang tercatat pada tanggal 24 Juli 1965. Pidato ini terekam dalam buku Indonesian Nuclear karya Robert M. Carnajo.

Pidatonya Presiden Soekarno lalu mendapat gejolak dunia Internasional sangat panas, salah satunya dari pihak Amerika Serikat, selaku polisi dunia. Amerika Serikat sangat ketakutan, anak baru kemarin sudah bisa bikin bom nuklir.
Walaupun pembuatan bom nuklir tersebut dipakai Soekarno bukan untuk menyulut sumbu peperangan dunia ke III. Namun hanya dipakai menjaga wilayah NKRI dari upaya invasi dari persemakmuran Inggris Raya di Malaysia saja. Tapi karena terkesan sangat berbahaya, rencana pembuatan bom nuklir tersebut kemudian memunculkan kecurigaan di dunia barat, dan tetangga sesama Asia.

Tak kalah dengan keresahan negara-negara barat, dan Asia Tenggara. Negara Australia, lewat Menhan Australia Shane Paltridge mengungkapkan bahwa rencana Presiden Indonesia tidak dapat disepelekan.
Sementara itu Wakil Perdana Menteri untuk Malaysia Tun Abdul Razak. Lebih sangat was-was. Mereka segera mengirimkan agen-agennya di Indonesia untuk memantau dengan sembunyi-sembunyi apakah Indonesia sudah mampu membuat bom nuklir apa belum. Amerika Serikat kepanasan. lalu kemudian mengirim para CIA beserta diplomat-diplomatnya menuju ke Jakarta, untuk memulai  penyelidikan serius.

Begitu juga dengan negara Amerika Serikat tak kalah penasarannya. Mereka lalu mengirimkan pasukan pengintai CIA untuk mengamati progres pengembangan bom nuklir di Indonesia. Sayangnya saat CIA berhasil menyelidiki perkembangan bom nuklir di Indonesia, hasil pengamatan tersebut membuat bangsa Indonesia pesimis.
Pasalnya CIA menganggap bahwa 200 ilmuwan asal Indonesia yang ditugasi oleh Soekarno untuk membuat bom nuklir kemampuannya masih di bawa standar. Kalaupun bisa membuat bom nuklir, setidaknya butuh waktu selama 20 tahun lamanya.

Oleh karena itu, pengamatan yang dilakukan CIA, dan beberapa agen lain dari negara-negara tetangga kemudian menarik pengamatannya dari Indonesia. Mereka menganggap bahwa cuitan Soekarno akan membuat bom nuklir, hanya untuk menggebrak dunia saja.
Karena pembuatan bom nuklir tersebut masih ditangani oleh para ilmuwan yang belum begitu cakap menguasai instalasi nuklir, kalaupun bom nuklirnya jadi dibutuhkan waktu puluhan tahun. Kendati demikian Amerika Serikat tetap waspada dengan membuat kebijakan di mana negara Indonesia harus mau memberi izin supaya reaktor nuklirnya di awasi secara ketat dari pihak IAEA, Amerika Serikat.
Namun sayang seribu sayang, bom Nuklir belum juga jadi. Soekarno telah di kudeta terlebih dahulu lewat rakyat. Karena dituduh terlibat dalam gerakan G30S/PKI. Presiden Soekarno kemudian digantikan oleh Presiden Soeharto melalui intrik politik yang sangat rumit.
Transisi kekuasaan tersebut rupanya membuat pengembangan bom Nuklir menjadi mandek. Selama menjabat sebagai presiden. Soeharto ogah-ogahan mengembangkan senjata nuklir kembali. Ditangan kuasa Soeharto, teknologi nuklir hanya dipakai untuk kepentingan pertanian, dan kajian keilmuan.

Beberapa Organisasi Keamanan Militer yang Ada di Indonesia

Beberapa Organisasi Keamanan Militer yang Ada di Indonesia

Beberapa Organisasi Keamanan Militer yang Ada di Indonesia

Sebagai negara yang berdaulat, sudah sepantasnya negeri kita ini memperkuat keamanan negara, dan stabilitas keamanan nasional. Memperkokoh keamanan negara ini sangat di perlukan, mengingat ada banyak sekali ancaman-ancaman dari luar, maupun gerakan dari dalam yang diwakili oleh kelompok separatis untuk memorak-porandakan NKRI.

Gerakan-gerakan dari dalam, atau gerkan separatis pernah mencoba menghancurkan NKRI lewat berbagai gerakan kepartaian, maupun ideologis seperti pemberontakan yang dilakukan oleh PKI, DI/TII, maupun PERMESTA.
Sementara dari luar. Ada perang sengit antara Indonesia dengan Malaysia dari tahun 1954 hingga tahun 1965. Namun, semua gerakan-gerakan tersebut berhasil di halau oleh pihak keamanan. NKRI menjadi tetap terus berjaya lantaran dijaga ketat oleh segenap instansi keamanan yang ada di Indonesia.
Lalu apa saja sih. Instansi keamanan yang ada di Indonesia itu. Berikut kami paparkan, beberapa instansi keamanan di Indonesia yang berhasil mempertahankan NKRI dari bahaya teror, gerakan separatis, dan kejahatan lainya. Inilah beberapa instansi itu.


Tentara Nasional Indonesia (TNI)
Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki sejarah yang sangat panjang di negeri ini. Sebelum bernama TNI. Pada era Orde Lama, kita mengenalnya sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Pada saat masih bernama TKR, tugas TKR tidak hanya memberikan jaminan stabilitas keamanan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam ranah legislatif, dan eksekutif. Inilah yang kadang disebut sebagai Dwi Fungsi. Yaitu sebutan bagi TKR yang menjalankan dua fungsi ganda.
TKR kemudian berganti nama menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di era tapuk kepemimpinan Soeharto. Nama ABRI tidak dapat bertahan setelah Soeharto berhasil di jungkalkan oleh rakyat. ABRI kemudian bertransformasi menjadi TNI hingga sekarang.
Proses transformasi tersebut tidak hanya berhasil mengubah namanya. Tapi sekaligus juga mengubah tugas, pokok, dan fungsinya (tupoksi). Dari tadinya yang menjalankan tugas pertahanan, dan politik. Kini hanya pertahanan, dan responsibility saja.
Peran TNI dalam menjaga keutuhan NKRI sangat besar. TNI beberapa kali tercatat telah menumpas gerakan separatis yang mau merongrong kedaulatan NKRI seperti menumpas PKI, DI/TII, maupun PERMESTA.


Densus 88
Densus 88 merupakan instansi keamanan yang anggotanya di ambil dari instansi kepolisian. Densus 88 berdiri paska peristiwa Bom Bali meledak. Atas instruksi Presiden Megawati, dan kerja sama dengan pertahanan Amerika Serikat Densus 88 kemudian dibentuk, dan dilatih dengan kemampuan sergap musuh layaknya TNI.
Densus 88 memiliki kemampuan penyadapan, berkamuflase, penjinakan bom, hingga melakukan penyergapan kepada target musuh. Densus 88 dikenal sangat handal dalam menjaga keamanan NKRI dari gerakan teror. Beberapa gembong teroris kelas wahid. Seperti Dulmatin, Amrozi, dan Abu Jandal berhasil dilumpuhkan dengan mudah.


BANSER 
Banser merupakan instansi keamanan yang dibentuk oleh organisasi Islam terbesar di Indonesia yaitu Nahdatul Ulama. Banser dikenal telah lama menjaga NKRI dari gerakan separatis. Salah satunya membantu penumpasan PKI di Jawa Timur.


Polisi Republik Indonesia
Polisi Republik Indonesia (Polri) sudah tidak diragukan lagi peranya dalam menjaga kedaulatan NKRI. Polri telah berhasil menghalau gerakan-gerakan separatis di Aceh, maupun di Papua dengan baik. Selain itu, Polri juga telah membantu banyak, jalanya keamanan di Indonesia.
Polri di nilai tegas oleh beberapa kalangan. Ketegasan Polri bisa kita lihat, saat Polri berani mengeksekusi mati gembong pengedar narkoba tanpa ampun. Sebuah tindakan berani, di tengah banyak negara yang menentangnya.




Kapal Perang KRI Irian Jaya, Simbol Kejayaan Militer Indonesia

Kapal Perang KRI Irian Jaya, Simbol Kejayaan Militer Indonesia



Pada tahun 1960, Pemerintah Belanda mengirimkan kapal perang Hr. Ms. Karel Dorman di perairan Papu Barat untuk menekan  kedaulatan NKRI. Pengiriman itu mendapat kecaman dari pemerintahan Indonesia di bawah kendali Soekarno.
Menanggapi invasi pemerintahan Belanda. Soekarno kemudian berdiplomasi sangat serius dengan Perdana Menteri India Gammal Abdul Nasser. Soekarno, dan Gammal kemudian sepakat mengutuk invasi pemerintahan Belanda ke perairan Indonesia karena menyalahi Konferensi Asia Afrika tahun 1960.

Karena bertentangan dengan konferensi 1960, Soekarno kemudian mengirimkan diplomat nya ke Amerika Serikat untuk meminta senjata berupa kapal perang. Pemerintah Amerika Serikat tidak menanggapi agen dari Indonesia itu. Pemerintahan Amerika Serikat menganggap bahwa permintaan dari agen Indonesia akan mengancam stabilitas negara-negara Nato di bawah kepemimpinannya.
Para agen Indonesia tidak menyerah begitu saja. Agen dari Indonesia kemudian mencoba peruntukan membeli senjata kapal perang ke negara Uni Soviet. Tak disangka-sangka permintaan agen dari Indonesia di terima oleh Presiden Nikita Gorbachev.

Indonesia kemudian mendapatkan kapal perang terbesar di semua daratan Asia, dan belahan bumi selatan. Kapal perang itu bernama Ordzhonikidze. Ukuran kapal perang Ordzhonikidze memiliki bentang kapal sepanjang 210 meter, serta lebar 22 meter. Sementara bobot kapal ini sangat berat. Beratnya setara dengan 800 gajah. Atau seberat 13.600 ton.
Presiden Nikita Gorbachef meminta para teknisi kapal memodifikasi kapal tersebut supaya bisa beroperasi dengan normal di perairan tropis. Setelah melalu proses modifikasi jadilah kapal ini bernama kapal perang KRI Irian. Kapal perang KRI Irian mulai berada di perairan Surabaya pada Agustus 1960.

Oleh pasukan Angkatan Laut Indonesia. Kapal perang KRI Irian yang memiliki alutsista berupa 10 buah hulu ledak tabung  torpedo. Dan senjata 12 kanon ganda model 6 twin, berkaliber 10 cm. Kemudian membuat kapal perang Ordzhonikidze asal Belanda menjadi ketar-ketir. Belanda mengurungkan niat untuk menyerang kapal KRI Irian karena spesifikasi yang kalah sangat jauh dari kapal perang miliknya.

Walaupun tidak terjadi kontak senjata secara langsung. Angkatan perang Belanda memilih mundur, dan tak jadi menguasai perairan Papua. Invasi, dan pengakuan sepihak atas Papua Barat berhasil dibebaskan oleh hadirnya kapal perang KRI Irian.
Senja Kala Kapal Perang KRI Irian.
Setelah berhasil merebut Irian Barat ke pangkuan Indonesia. Kapal KRI Irian tak bernasib baik. Kapal ini malah dialih fungsikan untuk memenjarakan pendukung Soekarno saat huru-hara G30SPKI. Di bawah rezim Soeharto kapal KRI Irian hilang entah ke mana. Kapal perang KRI Irian tidak diketahui rimbanya.

Menurut banyak spekulasi yang beredar dari beberapa koran, serta majalah militer. Hilangnya kapal KRI Irian disebut-sebut karena telah dijual ke Taiwan. Dikarenakan Soeharto membutuhkan dana besar untuk mengurangi devisit anggaran di awal pemerintahannya. Sedangkan versi cerita lainya, hilangnya kapal perang KRI Irian disadap sendiri oleh pihak Uni Soviet. KRI Irian sengaja diambil kembali oleh Uni Soviet karena takut kapal perang paling canggih dimasanya itu dijual Soeharto ke negara-negara barat.

Karena Uni Soviet tak ingin teknologi kapal perangnya jatuh ke tangan barat. Uni Soviet kemudian membawa kapal KRI Irian jaya ke Uni Soviet kembali. Pengembalian ini sekaligus supaya utang Pemerintah Indonesia atas pengadaan kapal perang KRI Irian bisa dicicil. Menurut kabar yang beredar, kapal KRI Irian saat ini berada di galangan kapal Vladivostok. Namun, sayang belum ada temuan buktinya.



5 Dinas Rahasia Kelas Internasional yang Ada di Dunia


5 Dinas Rahasia Kelas Internasional yang Ada di Dunia



Kehadiran Badan Intelijen, sangat dibutuhkan bagi stabilitas keamanan negara. Badan intelijen umumnya hampir ditemui di sejumlah negara-negara modern baik yang berasal dari Eropa Barat, maupun dari Asia Timur.
Kehadiran Badan Intelijen merupakan sebuah keharusan yang tidak dapat dibantahkan, dan harus ada dimiliki oleh lembaga negara. Selain fungsinya sebagai pertahanan negara. Badan Intelijen juga yang mengomandoi jalanya kegiatan spionase antar wilayah, atau bahkan antar negara. Kegiatan spionase ini bertujuan supaya
Masing-masing lembaga intelijen yang dimiliki negara umumnya berbeda-beda. Ada yang diakui kehebatannya dimata internasional, ada pula yang belum memiliki reputasi bagus. Beberapa negara yang memiliki badan intelijen kelas internasional salah satunya sebagai berikut.


Badan Intelijen Negara (BIN)
BIN dikenal dunia internasional begitu ganas. Dinas intelijen BIN sudah dikenal dunia internasional sebagai dinas intelijen yang sangat berbahaya bagi stabilitas keamanan rahasia lain.
BIN sepak terjangnya tak bisa diragukan lagi. Saat perang Malaysia-Indonesia, pada tahun 1963. BIN berhasil melakukan penyadapan komunikasi Perdana Menteri Malaysia, sehingga tahu strategi lawan perangnya itu.


Central Intelligence Agency (CIA)
CIA adalah dinas intelijen asal Amerika Serikat yang melakukan kerja sama pengintaian dengan berbagai dinas intelijen yang ada di seluruh dunia. Dinas intelijen CIA sering disebut sebagai mata-matanya dunia.
Lembaga yang dibentuk oleh mantan Presiden Harry S Trauman ini telah melakukan berbagai tugas penyadapan di berbagai belahan dunia. CIA konon kabarnya terlibat dalam peristiwa G30SPKI di Indonesia. Dan beberapa negara Arab Teluk lainya. Seperti pada peristiwa Revolusi Iran, Revolusi Libya, hingga keterlibatannya pada pembentukan gerakan separatis ISIS.
merupakan dinas intelijen independen di Amerika Serikat yang bekerja di bawah Direktur Intelijen Nasional. Lembaga ini dibentuk pada 1947 oleh Presiden Harry S. Truman. Sampai saat ini dinas rahasia CIA masih melakukan berbagai kegiatan pengumpulan informasi negara-negara lain. Untuk melindungi kepentingan rakyat Amerika Serikat.


Military Inteligence Section 6 (MI6).
Agen intelijen MI6 merupakan dinas rahasia yang dibentuk oleh Kerajaan Inggris. Dinas rahasia ini memiliki markas megah, dan sangat besar di daerah Vauxhall Cross, London.
Dibentuk pada tahun 1909. Agen rahasia MI6 telah malang melintang melakukan berbagai operasi penyadapan, subversif, hingga menjadi penyokong suburnya imperialisme Inggris. Agen rahasia MI6 pulalah yang menjadi aktor utama., membocorkan kelemahan pertahanan pejuang Indonesia kepada militer Inggris. Itulah mengapa, para pejuang Indonesia pada saat perang 10 Nopember meletus. Tentara Keamanan Rakyat Indonesia mengalami kewalahan.


Federal Security Service (FSB)
Federal Security Service ( FSB ) adalah agen keamanan yang dimilik oleh Rusia. Agen rahasia FSB markasnya berada di distrik Lubyanka, Moskow. Agen rahasia FSB dikenal sebagai agen rahasia yang memiliki teknologi tinggi dalam misi penyadapannya terhadap upaya kejahatan transnasional yang bisa mengancam keamanan Rusia. Agen rahasia FSB diketahui memiliki 259 ribu anggota, yang ditempatkan di seluruh penjuru dunia untuk memata-matai negara lain. Mereka sangat berhati-hati setiap kali melakukan berbagai pengintaian.


Direction Generale De La Security
Agen rahasia, Direction Generale De La Securitie Exterieure (DGSE) merupakan agen rahasia yang dimili oleh Pemerintahan Prancis. Agen rahasia ini dibuat pada tanggal 1982.
Kendati umurnya masih relatif sangat muda. Direktorat jenderal Keamanan Luar Negeri dibentuk pada 1982. Kendati umurnya masing sangat muda. Agen rahasia DGSE telah menjadi agen rahasia terbaik di dunia yang dilansir dari laman Militery Power. Agen rahasia DGSE saat ini ditugaskan pada kegiatan spionase di beberapa negara Asia Selatan, dan Eropa Barat.

Inilah Alasan Logis, Mengapa Pemerintah Indonesia Tidak Memberlakukan Wajib Militer.

Inilah Alasan Logis, Mengapa Pemerintah Indonesia Tidak Memberlakukan Wajib Militer.



Banyak negara-negara di Eropa maupun Asia yang mewajibkan masyarakatnya terlibat dalam latihan wajib militer. Salah satu negara yang diwajibkan ikut kegiatan militerisasi yaitu Korea Utara, Rusia, Korea Selatan, dan masih banyak lagi. Alasan diandaknya kegiatan militer bagi masyarakat sipil yaitu supaya dapat mempertahankan status quo, dan menjaga kedaulatan wilayah supaya tidak di aneksasi oleh negara lain.
Sayangnya wajib militer bagi masyarakat sipil, tidak berlaku di Indonesia. Iya, saudara-saudara tidak berlaku. Jadi bagi para pemuda nan gagah berani, urungkan niatmu saja deh. Jangan harap ikutan pendidikan militer kalau kamu tidak mendaftar pendidikan secara resmi melalui lembaga pelatihan militer.
Kendati demikian. Keputusan Pemerintah Indonesia tidak keliru, ada alasan-alasan khusus mengapa Pemerintah Indonesia tidak memberlakukan kewajiban militer bagi masyarakat sipil. Apa saja alasnya mengapa Pemerintah Indonesia tidak mewajibkan pendidikan militernya. Berikut salah satu alasannya.


Butuh Dana yang Tidak Sedikit
Alasan pertama mengapa tidak ada kewajiban militer bagi masyrakat sipil alasannya karena tidak adanya dana yang memadai untuk memberi insentif pada orang-orang yang dikenai wajib militer. Bayangkan saja penduduk Indonesia jumlahnya lebih dari 250 juta jiwa. Jika usia wajib militer dibebankan kepada orang-orang yang telah berusia 18 tahun ke atas. Maka bisa diduga, orang-orang yang terkena wajib militer bisa sampai 20%.
Maka APBN negara selama satu tahun harus dialokasikan kepada 50 juta orang yang menjalani pendidikan militer. Dana tersebut meliputi uang makan, jaminan kesehatan, jaminan keselamatan, dan segala bentuk insentif lainya. Hal ini jelas membuat Pemerintahan Indonesia kwalahan dalam mendanai program wajib militer dengan jumlah peserta sebanyak itu. Walhasil, tidak tersedianya dana yang cukup inilah. Mengapa pemerintahan Indonesia tidak mewajibkan pendidikan militer bagi warganya.


Indonesia Masih Berada Pada Stabilitas Keamanan yang Baik.
Saat ini Indonesia tidak berada dalam keadaan chaos, atau rawan perang seperti Korea Utara, maupun Korea Selatan. Sehingga pemerintah tidak ada niatan memberlakukan wajib militer bagi masyarakat sipil.
Keadaan chaos yang sedang dilanda Indinesia baru-baru ini justru disebabkan dari kalangan internal. Seperti terorisme, wacana pembentukan negara Islam, atau gerakan separatis seperti Gerakan Papua Merdeka yang memberontak pemerintahan Indonesia.


Militer Indonesia Sudah Sangat Disegani Dunia.
Kebijakan wajib militer bagi masyrakat sipil dinilai tidak perlu. Hal ini lantaran militer Indonesia sudah sangat di segani seluruh dunia. Baik pasukan elit yang tergabung dalam angkatan laut, angkatan darat, maupun angkatan udara. Kebenaran militer Indonesia yang sangat disegani dunia dibuktikan oleh penelitian dari Discovery Channel yang menempatkan militer Indonesia menempati urutan ketiga, saat di survei pada tahun 2008.
Pantas saja, negara-negara sekelas Australia, dan China kadang sangat ketar-ketir saat terciduk mengambil ikan di perairan Indonesia tanpa izin. Rupanya karena mereka takut toh, dengan kekuatan militer Indonesia yang berada pada posisi tiga terbaik dunia.


Nasionalisme Rakyat Indonesia Sudah Sangat Tinggi.
Rakyat Indonesia itu jiwa nasionalisme nya tinggi. Masih ingatkan saat bendera Indonesia dikibarkan terbalik pada gelaran Seagames di Malaysia. Wah, secepat kilat media-media sosial di ributkan dengan ancaman masyarakat Indonesia pada mengajak perang dengan Malaysia. Kendati responya berlebihan. Hal itu cukup menandakan bahwa masyarakat kita sangat tinggi nasionalismenya. Karena masyarakat Indonesia pasti akan membela tanah airnya ketika sedang di serang negara lain inilah mengapa pemerintah Indonesia tidak mewajibkan pendidikan militer bagi masyarakat sipil.


Beginilah Hal-Hal yang Dihadapi Saat Mempunyai Teman yang Bapaknya Tentara

Beginilah Hal-Hal yang Dihadapi Saat Mempunyai Teman yang Bapaknya Tentara

Beginilah Hal-Hal yang Dihadapi Saat Mempunyai Teman yang Bapaknya Tentara

Anak yang memiliki orang tua bekerja di dunia militer. Pasti harus menghadapi beberapa kenyataan yang tak bebas dari anak-anak kebanyakan.
Anak yang bapaknya bekerja di dunia militer. Biasanya akan menghadapi cara didik sang ayah yang agak otoriter, dan protektif terhadap dirinya. Maklum sih, ayahnya kan dulu biasa didik sangat disiplin. Ya wajar dong, kalau anaknya sebisa mungkin di didik agar bisa disiplin seperti ayahnya.
Kalau kebetulan kamu memiliki teman yang bapaknya berprofesi sebagai tentara. Saat kamu mengajak anaknya untuk sekedar bermain. Atau main ke rumahnya, pasti kamu akan menghadapi sejumlah peraturan yang cukup ketat , dan harus kamu taati betul. Apa saja, hal-hal menarik yang ditemui saat kamu berteman dengan teman-teman yang bapaknya berprofesi sebagai tentara. Berikut hal-hal menarik yang bisa ditemui.


Banyak Aturan Terpampang di Dinding Rumah
Saat kamu mengunjungi teman yang bapaknya berprofesi sebagai tentara kamu pasti sering menjumpa dinding rumahnya banyak tertempel beragam tata terbit, kayak di dinding sekolah. Tata tertib yang ditemui umunya jadwal piket anak agar mau mengepel, atau menyapu lantai.
Ada juga poster-poster larangan tertempel di dinding. Misalnya jangan buang sampah sembarangan, jangan berkata-kata kotor, dan segala bentuk larangan lainya.
Jika kebetulan orang tua temanmu yang berprofesi sebagai tentara itu menyuruh kamu agar tak membuang sampah sembarangan kamu wajib taati. Jalankan perintahnya saja. Kalau mbantah, bisa-bisa kamu disleding kepalanyakan berabe.


Pemberlakuan Jam Malam
Didunia militer ada waktunya segera bangun dari tempat tidur. Ada pula waktunya para prajurit agar segera tidur. Pola pendidikan militer seperti ini biasanya akan dibawa di kehidupan berkeluarga.
Nah, jika temanmu kebetulan bapaknya berprofesi sebagai tentara. Kamu harus memperhatikan batas-batas akhir bertamu. Jangan jadi slonongboys, seenaknya saja bertamu ke rumah seseorang hingga larut malam. Ya, maksimal kamu harus pamitan pulang jam 10 malam.


Kamu Tak Bakalan Bisa Memacarinya
Jika kebetulan temanmu itu seorang perempuan yang ayahnya berprofesi sebagai tentara. Dijamin kamu pasti tak bisa memacarinya. Kalau perempuan tersebut belum menamatkan pendidikannya.
Hal ini sepertinya sudah menjadi kesepakatan tak tertulis. Bahwa orang tua yang berprofesi sebagai tentara tak mau anaknya berpacaran dulu sebelum anaknya merampungkan pendidikannya.
Para orang tua yang berprofesi sebagai tentara menganggap bahwa pacaran hanya akan menghambat kegiatan belajar anaknya saja. Orang tua yang berprofesi sebagai tentara akan mendorong anaknya agar bisa mapan secara finansial dulu. Soal jodoh yang pas untuk anaknya. Mereka tak jarang sudah punya pilihan jodoh buat anaknya. Jadi jangan berharap ya, kalau kesiapan, dan kemapananmu belum mampu untuk membukakan pintu hati orang tuanya.


Kamu Akan di Tanya Ikut Organisasi Apa
Ketika sedang main ke rumah teman yang bapaknya berprofesi sebagai tentara. Pasti kamu akan ditanya di kampus, atau sekolah ikut organisasi apa. Mereka menanyakan yang demikian karena orang-orang yang berprofesi sebagai tentara. Ketika dulu masih sekolah. Mereka biasanya sangat aktif dalam beragam kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya. Itulah mengapa kamu diberikan pertanyaan itu.
Saat ditanya pertanyaan itu. Kamu bisa jawab ikut ekstrakulier Pramuka, Fatkapala, GMNI, HMI, PMMI, dan organisasi di kampus, maupun di sekolah lainya. Asalkan jangan pernah bilang ikut organisasi PKI. Takutnya, ketika pamitan pulang nanti. Kupingmu hilang sebelah, kan ngeri.


Wow, Empat Negara Ini Tidak Memiliki Pasukan Militer

Wow, Empat Negara Ini Tidak Memiliki Pasukan Militer

Wow, Empat Negara Ini Tidak Memiliki Pasukan Militer


Disaat negara lain berlomba-lomba memperkuat militer nya agar tak diserang negara lain. Justru ada negara-negara di dunia yang agak aneh. Dianggap aneh karena tak memiliki militer sebagaimana negara-negara lain memilikinya.
Padahal banyak pengamat geopolitik yang bilang bahwa salah satu ukuran kuat, atau tidaknya negara dalam mempertahankan kedaulatan wilayahnya dapat diukur melalui kekuatan militer yang dimilikinya. Lha ini kok, malah ada negara yang tidak memiliki militer sama sekali. Pasti rugi sekali negara itu.
Eits tunggu dulu. Bukan berarti negara yang tak memiliki militer pasti akan merugikan negaranya. Dalam konteks tertentu, ketiadaan militer barangkali membuat negara itu tak muncul demokrasi oligarki.
Memang sih, militer itu tugasnya melindungi rakyat. Tapi tahukah kamu bahwa militer kadang di jadikan pisau belati oleh para pemimpin diktator dunia untuk membunuh rakyat-rakyatnya yang tidak satu suara. Contohnya militer Nazi yang telah membantai jutaan masyarakat Yahudi. Begitu juga dengan Stalin, pimpinan Uni Soviet yang tak kalah bengisnya menggunakan kekuatan militer untuk menghabisi rakyat yang tidak sepaham dengan pemerintahannya. Ngeri kan.
Jadi kehadiran militer dalam satu negara tidak menjamin keamanan bagi rakyat. Mungkin pandangan seperti ini yang di pakai oleh negara-negara yang memutuskan tak membentuk kesatuan militer. Negara mana saja kira-kira yang tak memiliki militer. Berikut diantaranya.


Negara Islandia
Negara yang terletak di Eropa Utara, atau di wilayah Skandinavia ini menganggap bahwa kehadiran militer tidaklah membawa faedah. Islandia bisa memiliki pandangan seperti itu barangkali karena negara ini berkonsep walfare state yang sangat anti militerisasi.
Beberapa partai politik yang beraliran ideologi anarchisme menganggap bahwa kehadiran militer hanya akan dijadikan senjata politik pemimpin yang berkuasa. Kendati Islandia tidak memiliki militer bukan berarti negara ini lemah pertahanannya.
Negara Islandia mengandalkan polisi yang bertugas multi ganda. Baik menangani stabilitas keamanan dalam negeri, maupun luar negeri.
Jika seumpama ada negara lain yang tiba-tiba menyerang Islandia. Mereka tak akan khawatir, karena Islandia pasti akan di bantu oleh negara-negara yang tergabung dalam NATO.


Kosta Rika
Setelah meletusnya perang saudara pada tahun 1948 yang sangat memilukan. Pemerintahan Kosta Rika akhirnya membubarkan militer yang dipunyainya.
Pembubaran militer itu dilakukan agar tak ada perang saudara lagi, seperti yang telah terjadi pada tahun 1948. Uniknya, kebijakan parlemen yang tidak ingin ada gerakan militerisasi di Kosta Rika bertahan hingga sampai sekarang.
Padahal sejak tahun 1959-an Kosta Rika sering berkonflik dengan negara tetangganya, Paraguay. Saat konflik keduanya menegang, polisi-polisi Kosta Rika lah yang biasanya akan melakukan operasi pengamanan negaranya, layaknya militer.


Andora
Sudah negaranya kecil, tak memiliki militer lagi. Pasti kalau ada negara lain yang menembakkan rudal ke negara ini langsung hancur berkeping-keping. Itu mungkin persepsimu.
Tapi tunggu dulu, walaupun Andora tak memiliki pasukan militer, dan negaranya kecil. Ia terikat perjanjian dengan negara Spanyol, dan Prancis untuk membantu pengamanan negaranya. Jadi ketika Andora di serang. Prancis, dan Spanyol siap membantu.


Haiti
Negara Haiti tidak butuh sama sekali pasukan militer. Lha buat apa ada militer, kalau mereka berkali-kalo melakukan kudeta terhadap presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. Ya, alasan Haiti tak memiliki pasukan militer karena beberapa kali militer terlibat dalam kudeta pemerintahan yang sah.

Kendati demikian, Haiti akan aman ketika mendapat serangan dari negara lain. Haiti terikat perjanjian dengan negara Kuba. Jadi ketika Haiti diserang, Kuba akan siap sedia membantu negara ini.